Saturday, December 24, 2016


Pengoleksi gelar 17 kali Grand Slam, Roger Federer, berharap bertemu rival abadinya, Novak Djokovic, pada turnamen Australia Open di Januari 2017. 


Kali ini, Federer tengah dalam misi menyamakan rekor pertemuannya dengan petenis asal Serbia tersebut. Kedua petenis tercatat telah bertemu sebanyak 45 kali namun Djokovic masih unggul atas Federer dengan mencetak 23 kali kemenangan. 


Petenis asal Swiss itu telah kehilangan tiga gelar Grand Slam setelah selalu menderita kekalahan di babak final atas Djokovic sejak 2014. Terakhir Federer meraih gelar Grand Slam pada Wimbledon 2012. 


Semenjak itu ia tak pernah lagi merasakan gelar juara ajang bergengsi di dunia tenis tersebut. Pertemuan terakhir di Australia Open 2016, Federer harus takluk di tangan Djokovic. 


Maka kali ini, Federer berambisi ingin membalas kekalahannya pada tahun lalu, setelah takluk di babak semifinal dari Djokovic dengan skor 1-6, 2-6, 6-3 dan 3-6. Kekalahan itu juga menandai absennya Federer di sepanjang turnamen 2016 akibat cedera lutut yang dideritanya. 


“Novak memang memiliki perjalanan yang luar biasa beberapa tahun terakhir ini dan sulit untuk menerobos dia dari siapapun, termasuk diri saya,” ungkap Federer, mengutip dari NZ Herald, Sabtu (24/12/2016). 

“Itu juga tergantung pada diri kita untuk menemukan kembali kemampuan yang dimiliki dan bangkit dengan rencana: bagaimana Anda bisa mengalahkan Novak?,” jelas petenis yang saat ini menempati ranking 16 dunia itu.


Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di 

1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal

0 comments:

Post a Comment